Berita  

Estafet Baru KONI KBB: Tobias Gedor Target 6 Besar Porprov Jabar, Bupati Jeje Tuntut ‘Langsung Gas’

NURANI NEWS CHANNEL

NNCJABAR.COM | BANDUNG BARAT — Babak baru kejayaan olahraga di Kabupaten Bandung Barat (KBB) resmi dimulai. Usai resmi dilantik sebagai Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) KBB, Tobias langsung dihadapkan pada ujian berat: membawa kontingen Bandung Barat menembus posisi enam besar pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat mendatang.

​Target ambisius ini bukan tanpa alasan. Pelantikan pengurus baru ini memboyong misi besar untuk merombak total tata kelola olahraga prestasi di KBB, yang selama ini dikenal sebagai “gudang” atlet potensial namun dinilai belum terfasilitasi secara maksimal.

​Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menaruh harapan besar pada figur Tobias. Menurutnya, kombinasi antara jiwa muda, jejaring yang luas, dan pemahaman mendalam di dunia olahraga menjadi modal utama Tobias untuk menakhodai KONI KBB.

​”Kang Tobias memiliki modal yang cukup untuk memimpin organisasi, mulai dari semangat muda hingga latar belakang yang dekat dengan dunia olahraga. Saya berharap di bawah kepemimpinannya, KONI bisa semakin maju dan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi,” ujar Jeje usai menghadiri prosesi pelantikan pengurus, Rabu (17/6/2026).

​Jeje juga menggarisbawahi bahwa bakat alamiah para atlet KBB tidak akan bermakna tanpa adanya ekosistem pembinaan yang sehat. Ia berjanji pemerintah daerah akan berdiri di belakang KONI untuk memberikan dukungan penuh.

​”Kita tahu Bandung Barat memiliki banyak atlet potensial. Namun tentu mereka membutuhkan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bandung Barat untuk berkolaborasi, bersinergi, dan mendapatkan fasilitas yang memadai,” tegasnya.

​Merespons tantangan dari Bupati, Tobias menegaskan tidak akan membuang-buang waktu. Langkah pertamanya adalah melakukan konsolidasi internal serta memetakan ulang kekuatan cabang olahraga (cabor) yang menjadi lumbung medali bagi KBB.

​Saat ini, KBB sudah memiliki reputasi kuat di beberapa cabor unggulan, di antaranya:

  • Gulat
  • Dayung
  • Menembak
  • Anggar

​Meski demikian, Tobias melihat masih banyak cabor lain yang potensinya terkubur dan siap untuk dilegitimasi. Terkait target enam besar, legislator Jawa Barat dari Partai Gerindra ini menilai angka tersebut sangat terukur dengan sisa waktu persiapan yang ada.

​”Insyaallah, mohon doa agar target yang telah ditetapkan bisa tercapai. Bermimpi tentu boleh, tetapi kami harus melihat kondisi dan waktu yang tersedia. Saya rasa target masuk enam besar adalah target realistis yang bisa dicapai,” tutur Tobias.

​Namun, ia memastikan bahwa posisi enam besar bukanlah harga mati. Jika dalam prosesnya ada peluang untuk merangsek ke posisi yang lebih tinggi, KONI KBB siap tancap gas. “Tadi Pak Bupati sudah berpesan, setelah dilantik jangan ada waktu untuk berleha-leha. Harus langsung gas!” imbuhnya.

​Sebagai informasi, Tobias saat ini memegang beberapa posisi strategis, mulai dari Anggota DPRD Jawa Barat hingga keterlibatannya dalam manajemen klub sepak bola Persikab.

​Meski memiliki segudang kesibukan di panggung politik dan sepak bola nasional, Tobias menjamin komitmen dan fokus utamanya saat ini tertuju penuh pada restrukturisasi organisasi KONI KBB demi menyongsong Porprov Jabar. Pembenahan total atlet dan pelatih akan menjadi prioritas jangka pendek yang tidak bisa ditawar lagi**( DS )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *