Berita  

Semangat Ngajagi Amanah, Milangkala Gadobangkong ke-44 Hadirkan Pesta Rakyat yang Merakyat

NNCJABAR.COM |BANDUNG BARAT, 6 September 2026 — Suasana kegembiraan masih menyelimuti Desa Gadobangkong, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, di tengah sisa-sisa semarak peringatan Kemerdekaan RI ke-81. Kini, semangat itu kian membara seiring digelarnya peringatan Milangkala Desa Gadobangkong yang ke-44 pada Minggu (6/9/2026). Mengusung tema “Ngajagi Amanah, Milari Berkah”, kegiatan ini bukan sekadar perayaan hari jadi desa, melainkan wujud nyata kebersamaan antara pemerintah desa dan seluruh lapisan masyarakat yang berjalan harmonis dan penuh kekeluargaan.

Pemerintah Desa Gadobangkong sengaja menyatukan rangkaian perayaan HUT RI ke-81 dengan Milangkala ke-44 ini agar momentum kebahagiaan berlipat ganda dan seluruh warga dapat turut serta meramaikannya. Kegiatan berlangsung sangat meriah, diwarnai beragam lomba dan hiburan yang disambut antusiasme luar biasa dari warga. Mulai dari jalan sehat massal, karnaval kreatif, lomba tumpeng yang penuh warna, bazar UMKM, hingga pembagian hadiah utama yang selalu dinanti-nantikan, semuanya berjalan penuh semangat dan keakraban.

Kegiatan ini dihadiri dan didukung penuh oleh berbagai elemen di desa. Kepala Desa Gadobangkong, Drs. Ae Tajudin, didampingi jajaran perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua TP PKK beserta para kader, petugas Posyandu, anggota Linmas, hingga tokoh masyarakat dan pemuda, semuanya bahu-membahu memastikan acara berjalan lancar dan meriah.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Drs. Ae Tajudin menjelaskan makna penyatuan dua perayaan besar ini. Baginya, momen ini adalah wadah untuk mempererat ikatan silaturahmi sekaligus membuktikan bahwa kemajuan desa hanya bisa diraih jika pemerintah dan warga berjalan beriringan.

“Kami sengaja menyatukan peringatan Kemerdekaan RI ke-81 dengan Milangkala Desa Gadobangkong ke-44 agar seluruh warga dapat merasakan kebersamaan dan ikut berpartisipasi aktif. Ini bukan sekadar seremonial, melainkan bukti bahwa pemerintah desa dan masyarakat adalah satu kesatuan yang tak terpisahkan,” ujar Ae Tajudin.

Tema yang diusung — “Ngajagi Amanah, Milari Berkah” — pun bukan tanpa makna mendalam. Ngajagi Amanah bermakna menjaga dan memikul tanggung jawab serta kepercayaan yang telah diberikan masyarakat kepada pemimpin desa. Sementara Milari Berkah mengandung harapan agar setiap langkah pembangunan dan pengabdian yang dilakukan bersama dapat terus membawa keberkahan, kemajuan, dan kesejahteraan bagi seluruh warga.

Camat Ngamprah, Hari Mustika, S.Sos., yang turut hadir, memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan milangkala yang berjalan semarak dan melibatkan masyarakat secara luas. Ia berharap semangat yang tampak hari ini tidak hanya berhenti saat acara selesai, tetapi terus hidup dalam keseharian warga.

“Semangat kebersamaan dan gotong royong seperti ini harus terus dijaga. Pemerintah dan masyarakat harus berjalan beriringan membangun desa agar semakin maju dan bermanfaat bagi semua warga,” tegas Camat Hari Mustika.

Selain sebagai ajang hiburan dan silaturahmi, kehadiran bazar UMKM dalam acara ini juga menjadi ruang berharga bagi pelaku usaha lokal untuk mempromosikan dan memasarkan produk-produk unggulan mereka. Hal ini diharapkan dapat ikut menggerakkan roda ekonomi masyarakat sekaligus mendukung kemandirian warga Desa Gadobangkong.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan ini, “Ngajagi Amanah, Milari Berkah” diharapkan bukan sekadar tema perayaan semata, melainkan menjadi pedoman hidup bersama. Semoga semangat tersebut terus menginspirasi pemerintah desa dan seluruh warga untuk senantiasa menjaga kepercayaan, memperkuat persaudaraan, dan mewujudkan Desa Gadobangkong yang semakin maju, damai, dan sejahtera di masa mendatang.*** DS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *