NNCJABAR.COM | BANDUNG BARAT – Anggota DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB) dari Fraksi Partai Golkar, Asep Miftah Sofwan, S.Ag., menekankan pentingnya sinergi antara pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi lokal. Hal itu disampaikannya saat menggelar agenda Reses Masa Persidangan di Kampung Cilame, Desa Cempaka Mekar, Senin (9/3/2026).
Bertempat di wilayah RW 11, kegiatan ini dihadiri oleh puluhan tokoh pemuda dan tokoh masyarakat yang antusias menyampaikan kondisi riil di lapangan. Asep Miftah menegaskan bahwa kehadirannya bukan sekadar formalitas, melainkan langkah konkret untuk menjaring aspirasi yang akan diperjuangkan di parlemen.
Dalam pemaparannya, legislator asal Dapil 1 ini menyoroti sektor UMKM sebagai pilar utama ketahanan ekonomi masyarakat pascapandemi dan di tengah dinamika ekonomi global.
”Kami ingin UMKM di setiap wilayah memiliki role model yang jelas. Fokus kami adalah bagaimana aspirasi masyarakat, terutama terkait usaha kecil dan menengah, bisa terealisasi sehingga menciptakan ketahanan ekonomi yang mandiri di tingkat desa,” ujar Asep.
Selain ekonomi, perbaikan infrastruktur lingkungan tetap menjadi prioritas guna mendukung aksesibilitas warga dalam menjalankan roda usaha.
Asep Miftah juga memberikan edukasi politik kepada warga agar tidak pasif. Ia berharap masyarakat memiliki kepekaan terhadap kebutuhan lingkungan sendiri agar saat forum resmi seperti Reses atau Musrenbang digelar, usulan yang diajukan sudah matang dan tepat sasaran.

”Masyarakat adalah local description yang paling tahu kekurangan dan kebutuhan wilayahnya. Kami di DPRD memiliki fungsi pengawasan dan kontrol untuk memastikan usulan tersebut dikawal hingga menjadi program pemerintah yang nyata,” tambahnya.
Menutup kunjungannya, politisi Golkar ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap kompak dan menjalin komunikasi yang intens dengan wakil rakyat. Menurutnya, kekompakan warga adalah modal utama agar pelayanan pemerintah bisa menyentuh seluruh lapisan masyarakat secara adil.
”Mekanismenya jelas, kami mengawasi dan mendorong usulan warga. Namun, dukungan dan kekompakan dari masyarakat adalah kunci agar pelayanan pemerintah semakin dekat dan terasa manfaatnya,” pungkas Asep.***( DS )

