Berita  

Ringankan Beban Masyarakat, Desa Margajaya Salurkan Bansos Beras 20 Kg dan Minyak Goreng

NURANI NEWS CHANNEL

 

NNCJABAR.COM | KBB, NGAMPRAH –18/04/2026 Pemerintah Desa Margajaya, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB), merealisasikan penyaluran Program Bantuan Sosial (Bansos) Pangan kepada ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Program ini merupakan inisiatif Pemerintah Pusat yang dirancang untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat hingga akhir tahun 2026.

​Dalam penyaluran kali ini, setiap KPM menerima paket bantuan berupa:
​20 kg Beras kualitas medium.
​4 liter Minyak Goreng. jumlah keseluruhan KPM sebanyak 1195.  penerima KPM baru naik 15% dari keseluruhan 17 Rukun Warga ( RW ) dan 76 Rukun tetengga ( RT )
​Komitmen Ketahanan Pangan Desa
​Kepala Desa Margajaya, H. Ahmad Saepudin, Lc., M.A., menyampaikan bahwa bantuan ini hadir di saat yang tepat untuk membantu warga menghadapi situasi ekonomi yang dinamis. Menurutnya, program ini bukan sekadar pemberian cuma-cuma, melainkan instrumen penting untuk menjaga stabilitas harga pangan di tingkat lokal.

​”Bantuan ini merupakan salah satu program utama pemerintah pusat untuk memastikan ketahanan pangan dan meringankan beban masyarakat. Kami ingin memastikan tidak ada warga kami yang kesulitan memenuhi kebutuhan pokoknya,” ujar H. Ahmad Saepudin saat ditemui di sela-sela kegiatan.
​Transparansi dan Pengawasan Ketat
​Proses pendistribusian berlangsung tertib di kantor desa dengan pengawasan ketat dari pihak terkait yang telah ditunjuk pemerintah. Hal ini dilakukan untuk menjamin bantuan jatuh ke tangan yang tepat sesuai dengan data by name by address.

​Merespons aspirasi warga yang belum terdata, Kades Margajaya memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengajuan susulan.

“Bagi warga kurang mampu yang saat ini belum mendapatkan bantuan, kami selaku Pemerintah Desa akan terus berupaya mengajukan kembali. Tentu semuanya harus menempuh prosedur, mekanisme, serta aturan perundang-undangan yang berlaku,” tambahnya.


​Di akhir keterangannya, H. Ahmad Saepudin memberikan imbauan tegas kepada seluruh keluarga penerima manfaat agar memanfaatkan bantuan tersebut untuk kebutuhan dapur keluarga.
​”Kami sangat menekankan agar bantuan pangan ini digunakan sebaik-baiknya untuk konsumsi keluarga dan tidak untuk diperjualbelikan kembali,” pungkasnya”*( Ds )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *