
NNCJABAR.COM | Cipendeuy – 2 September 2026 — Untuk menjawab keluhan para petani yang selama ini kesulitan air pasca musim kemarau, Pemerintah Kabupaten Bandung Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUPR) mengambil langkah nyata dengan melakukan normalisasi saluran air sekaligus membangun tembok penahan tanah di kawasan irigasi Cilangkap V, Desa Bojong Mekar, Kecamatan Cipeundeuy. Proyek ini menjadi kunci untuk menjamin kelancaran pasokan air irigasi dan menjaga ketahanan pangan daerah di masa tanam mendatang.
Proyek strategis ini resmi berjalan dengan alokasi anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bandung Barat Tahun Anggaran 2026 senilai Rp163.548.926,00. Berdasarkan Surat Perjanjian Kerja nomor 602.1/SPK/OP.06/BSDA/VII/2026, pelaksanaan pekerjaan dipercayakan kepada kontraktor lokal CV. Naga Mas Jaya, yang diharapkan dapat memahami kondisi lapangan sekaligus memberikan dampak ekonomi langsung bagi warga sekitar.
Ketua Pelaksana Proyek, Eman Suherman, menyampaikan bahwa pekerjaan fisik di lokasi sudah dimulai secara bertahap. Ia menjelaskan bahwa selama ini saluran irigasi Cilangkap V mengalami dua masalah utama: pendangkalan akibat endapan lumpur yang terus menumpuk, serta tebing-tebing di pinggir saluran yang rawan longsor. Kondisi ini kerap menyumbat aliran air sehingga lahan persawahan warga kekurangan pasokan air, terutama saat peralihan musim.
“Kami membangun tembok penahan tanah yang kokoh dan cukup tinggi guna mencegah longsoran tanah ke dalam saluran secara permanen. Selain itu, seluruh saluran akan dinormalisasi kembali agar debit air dapat mengalir lancar dan maksimal menuju areal persawahan,” ungkap Eman di lokasi proyek.
Pihak pelaksana juga menekankan aspek keselamatan kerja. Seluruh pekerja wajib menggunakan alat pelindung diri (APD) lengkap dan standar, dengan penerapan aturan K3 secara ketat di setiap titik kegiatan. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir risiko kecelakaan selama masa konstruksi yang direncanakan berlangsung selama 90 hari ke depan.
Dinas PUPR KBB menargetkan seluruh pekerjaan selesai sepenuhnya tepat waktu, sebelum musim hujan mencapai puncaknya. Dengan berfungsinya irigasi Cilangkap V secara optimal, ratusan hektar lahan pertanian di Desa Bojong Mekar dipastikan terbebas dari krisis air. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan indeks pertanaman sekaligus mendongkrak hasil panen petani secara signifikan di masa-masa mendatang.*”* DS
