Berita  

Jaga Kualitas Karya Jurnalistik, Pimpinan Umum NNCJABAR.COM Bedah Pentingnya Konsep 5W1H

NURANI NEWS CHANNEL

 

                            DADANG SUYUD.                                               Pimpinan Umum Media NNCJABAR.COM

NNCJABAR.COM | Ban¹dung Barat 28 /10 / 2026 — Pentingnya pemahaman mendasar mengenai teknik jurnalistik kembali ditegaskan oleh pimpinan media. Pemimpin Umum Media NNCJABAR.COM, Dadang Suyud, menekankan bahwa setiap wartawan wajib hukumnya menguasai konsep dasar 5W1H (What, Who, When, Where, Why, dan How) dalam setiap penulisan produk jurnalistik.

​Menurut Dadang Suyud, penguasaan rumus klasik ini merupakan fondasi utama agar berita yang disajikan kepada publik tidak hanya menarik, tetapi juga memiliki kedalaman informasi, kejelasan, serta kelengkapan fakta.

​”Penguasaan konsep 5W1H adalah modal utama seorang wartawan. Dengan menjawab enam pertanyaan dasar tersebut secara terstruktur, karya jurnalistik yang dihasilkan akan menjadi konsumsi publik yang utuh, jelas, dan informatif,” ujar Dadang Suyud saat memberikan pemaparannya.

​Lebih lanjut, Dadang membedah secara rinci enam unsur vital yang harus melekat dalam setiap struktur penulisan berita:

​What (Apa): Menjadi pijakan utama untuk menjelaskan peristiwa, kejadian, atau topik inti yang sedang diberitakan kepada pembaca.
​Who (Siapa): Memperjelas subjek maupun objek berita, yaitu tokoh, individu, atau kelompok masyarakat yang terlibat langsung dalam peristiwa tersebut.

​When (Kapan): Memberikan kepastian dimensi waktu mengenai kapan tepatnya peristiwa itu berlangsung.

​Where (Di mana): Menunjukkan lokasi atau ruang tempat kejadian perkara berlangsung secara spesifik.

​Why (Mengapa): Membedah konteks, alasannya, hingga latar belakang yang memicu terjadinya peristiwa tersebut.

​How (Bagaimana): Menjelaskan kronologi, proses, hingga dinamika bagaimana peristiwa itu dapat terjadi secara detail.

​Dadang Suyud berharap seluruh insan pers, khususnya yang bernaung di bawah Media NNCJABAR.COM, dapat terus konsisten menerapkan kaidah penulisan ini guna menjaga kualitas berita dan kepercayan para pembaca di era arus informasi yang begitu cepat saat ini.** ( Red )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *