Berita  

DPC PKB Kabupaten Bandung Barat Gelar Muscab Perempuan Bangsa dan Pra-Musran di Parongpong, Siap Cetak Kader Pemimpin Responsi

NURANI NEWS CHANNEL

 

NNCJABAR.COM | BANDUNG BARAT —  ( 12 /10 / 2026 ) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bandung Barat (KBB) menggelar dua agenda penting di Kecamatan Parongpong. Kegiatan tersebut meliputi Musyawarah Cabang (Muscab) Perempuan Bangsa serta Pra-Musyawarah Ranting (Pra-Musran) guna memperkuat struktur kepartaian hingga tingkat akar rumput.

Ketua DPC PKB Kabupaten Bandung Barat, Bapak Sandi Supyandi, menjelaskan bahwa agenda pertama difokuskan pada Muscab Perempuan Bangsa yang menjadi momentum pergantian serta regenerasi kepemimpinan badan otonom perempuan PKB di tingkat DPC KBB.

Kegiatan strategis ini turut dihadiri langsung oleh jajaran pengurus tingkat wilayah (DPW), di antaranya Sekretaris Perempuan Bangsa DPW Jawa Barat, Teh Humaira, serta jajaran pengurus DPW lainnya seperti Bu Putri dan Bu Andin. Terkait estafet kepemimpinan menggantikan ketua periode sebelumnya (Teh Heni), Bapak Sandi menyebutkan bahwa proses penentuan masih dimusyawarahkan secara matang.

“Harus lebih berdaya. Saya berharap Perempuan Bangsa PKB ini bisa mengambil peran aktif serta menjalankan kegiatan-kegiatan yang berdampak nyata di Kabupaten Bandung Barat. Saya meyakini gerakan perempuan mampu membawa perubahan positif untuk kita semua,” ungkap Bapak Sandi Supyandi saat diwawancarai.

Gelar Pra-Musran, Seleksi Ketat Calon Pemimpin Tingkat Desa

Selain penguatan sayap partai perempuan, DPC PKB KBB juga melangsungkan agenda Pra-Musran di tingkat Kecamatan Parongpong. Agenda ini dipersiapkan untuk menyeleksi kepemimpinan ranting (tingkat desa) sebelum nantinya memasuki tahapan Musran resmi.

Menanggapi sistem pemilihan pengurus ranting, Bapak Sandi menegaskan bahwa partai tidak menerapkan seleksi berdasarkan senioritas semata. Mekanisme rekrutmen dilakukan melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) secara objektif.

“Kriterianya adalah mereka yang mampu, pantas, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat. Dan tentu penjaringannya diutamakan dari kader internal,” jelasnya.

Kendati demikian, Bapak Sandi menambahkan bahwa PKB tetap membuka pintu yang sangat luas bagi masyarakat umum dari luar partai yang ingin bergabung maupun mencalonkan diri. Namun, setiap calon tetap diwajibkan mengikuti tahapan uji kelayakan dan kepatutan terlebih dahulu guna memastikan kualitas kepemimpinan yang mumpuni.

“Siapapun PKB terbuka luas bagi masyarakat yang ingin bergabung dan mencalonkan. Karena sudah menjadi kewajiban partai politik untuk terus mencetak calon-calon pemimpin yang handal di setiap levelannya masing-masing,” pungkasnya.

Melalui rangkaian Muscab dan Pra-Musran ini, DPC PKB Bandung Barat optimis roda organisasi dapat berjalan semakin solid, adaptif, serta berpusat pada kepentingan masyarakat luas.*** DS

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *