
NNCJABAR.COM | BANDUNG BARAT – Kemeriahan bulan suci Rajab terasa kental di Masjid Agung Ash-Siddiq, Sabtu (28/12/2024). Lebih dari 3.000 anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) dari berbagai penjuru Kabupaten Bandung Barat (KBB) berkumpul dalam sebuah perhelatan akbar yang menggabungkan spritualisme dan penguatan organisasi.
Acara ini tidak sekadar pengajian rutin, namun juga menjadi momentum bersejarah dengan pengukuhan pengurus tingkat anak cabang serta penegasan nakhoda baru Muslimat NU KBB.
Di bawah naungan kubah Masjid Agung, lantunan selawat bergema menandai peringatan “Raja Bulan Rajab”. Ketua Panitia, Hj. Karwati, dalam laporannya menyampaikan bahwa agenda kali ini memiliki nilai strategis karena merapikan kembali struktur organisasi hingga ke tingkat kecamatan.
”Alhamdulillah, hari ini kami bisa menuntaskan pelantikan pengurus anak cabang dari 16 kecamatan yang sempat tertunda. Momentum bulan Rajab ini kami ambil sebagai titik tolak untuk memperkuat ukhuwah dan kinerja organisasi,” ujar Hj. Karwati di sela-sela acara.
Meski dilaksanakan di pengujung tahun—di mana mobilitas warga cenderung tinggi untuk berlibur—antusiasme para jamaah tidak surut. Walaupun angka kehadiran mencapai 3.000 orang, Hj. Karwati menyebutkan bahwa dalam kondisi normal, massa Muslimat NU KBB bisa mencapai angka fantastis hingga 10.000 orang.
Menariknya, kemandirian para kader sangat terlihat dalam acara ini. Meski menghadapi keterbatasan dukungan logistik, semangat para ibu-ibu ini tidak luntur.
”Muslimat Bandung Barat itu tangguh. Sejak era kepemimpinan Bupati Abu Bakar hingga saat ini, kami terus berupaya maju secara mandiri demi syiar agama,” tegas Karwati
Acara ini turut dihadiri oleh Asisten 1 Setda KBB yang mewakili Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail. Kehadiran perwakilan pemerintah ini menjadi angin segar bagi aspirasi para kader. Hj. Karwati secara terbuka berharap agar Pemerintah Daerah (Pemda) KBB memberikan perhatian lebih, baik secara moril maupun materiel, terhadap kegiatan pemberdayaan perempuan berbasis religi ini.
Puncak acara ditandai dengan pengumuman kepemimpinan Ibu Raden Hajjah Enia Aminatus Zahra sebagai Ketua Muslimat NU Kabupaten Bandung Barat. Di bawah kepemimpinan barunya, Muslimat NU KBB diharapkan mampu bertransformasi menjadi organisasi yang lebih modern, inklusif, dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Bandung Barat.** Ds
