NNCJABAR.COM | BANDUNG BARAT – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti kediaman Hj. Pipih Supriatin SE di wilayah Dapil 1 Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Selasa (10/03/2026). Ketua DPC sekaligus Ketua Fraksi Partai Gerindra KBB tersebut menggelar masa Reses untuk menjalin sinergi langsung dengan sekitar 300 konstituen yang berasal dari Kecamatan Padalarang, Ngamprah, dan Saguling.
Bukan sekadar formalitas kedewanan, pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi Gerindra untuk mempererat hubungan emosional dengan kader, simpatisan, hingga relawan akar rumput.
Filosofi Silaturahmi: Membuka Pintu Kemudahan
Dalam narasinya, Hj. Pipih menekankan bahwa kekuatan politik Gerindra di Bandung Barat bukan hanya dibangun di atas kertas, melainkan melalui pondasi silaturahmi yang nyata. Ia meyakini bahwa tradisi saling berbagi dan menolong antarwarga adalah kunci untuk menghadapi tantangan ekonomi saat ini.
”Prinsip kita adalah gotong royong. Dengan memperbanyak silaturahmi, kita tidak hanya memperluas jaringan, tapi juga membuka pintu-pintu kemudahan bagi kesulitan yang dihadapi warga. Ketulusan hati adalah modal utama kita bergerak,” ujar Hj. Pipih di hadapan ratusan pendukungnya.
Sebagai ujung tombak legislatif, Hj. Pipih menyoroti satu isu krusial yang terus menjadi keluhan warga di Padalarang hingga Saguling: Kualitas Infrastruktur Jalan.
Dalam sesi penyerapan aspirasi, ia menegaskan bahwa Fraksi Gerindra akan memberikan atensi khusus pada percepatan perbaikan dan penyempurnaan akses jalan raya di wilayah Dapil 1. Menurutnya, infrastruktur yang mumpuni memiliki multiplier effect (efek domino) terhadap kesejahteraan warga.
- Akses Pertanian: Memudahkan petani di Saguling mendistribusikan hasil panen.
- Kelancaran Dagang: Membantu UMKM dan pedagang di Ngamprah serta Padalarang menekan biaya logistik.
- Mobilitas Publik: Menjamin keselamatan dan kenyamanan warga dalam aktivitas harian.
”Jika jalannya bagus, ekonomi akan mengalir dengan sendirinya. Petani mudah menjual hasil bumi, pedagang lancar mengirim barang, dan warga bisa beraktivitas tanpa hambatan. Inilah yang akan kami kawal di meja anggaran (APBD) melalui program Fraksi Gerindra ke depan,” tegasnya.
Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk menjaga soliditas internal. Hj. Pipih berharap para relawan dan simpatisan tidak hanya aktif saat masa reses, tetapi terus menjadi penyambung lidah masyarakat di lingkungan masing-masing.
Dengan koordinasi yang semakin rapat antara struktur partai dan konstituen, Partai Gerindra optimis mampu merealisasikan program-program pembangunan yang tepat sasaran dan berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bandung Barat.** ( DS )
