
NNCJABAR.COM | PADALARANG – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat memastikan kesiapan matang menjelang musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025. Dalam kunjungan kerja ke Pos Polsek Padalarang pada Selasa, 9 Desember 2025, Kapolda Jabar, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., memimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral yang secara khusus menyoroti pengamanan dan rekayasa lalu lintas di wilayah Padalarang, pintu masuk utama menuju kawasan wisata favorit seperti Lembang dan Cimahi.
Kegiatan ini secara eksplisit berfokus pada Operasi Lilin Nataru 2024-2025, yang tidak hanya didefinisikan sebagai operasi pengamanan tetapi juga sebagai operasi kemanusiaan. Kapolda didampingi sejumlah PJU Polda Jabar dan Kapolres Cimahi, AKBP Niko N. Adi Putra, S.H., S.I.K., M.H.
Setelah rapat intensif, Kapolres Cimahi AKBP Niko N. Adi Putra memaparkan hasil pemetaan komprehensif terkait ancaman lalu lintas di wilayah hukumnya. Identifikasi didasarkan pada evaluasi menyeluruh dari insiden tahun-tahun sebelumnya.

“Kami telah mengidentifikasi secara cermat baik trouble spot (titik rawan kemacetan) maupun black spot (lokasi rawan kecelakaan). Tiga titik utama yang memerlukan penanganan khusus adalah Cimareme, Tagog Apu, dan Batujajar,” jelas AKBP Niko.
Tiga lokasi ini dianggap paling kompleks karena adanya pertemuan arus kendaraan dari berbagai arah, menuntut penerapan rekayasa lalu lintas yang presisi.
“Rekayasa ini akan melibatkan koordinasi penuh dengan Dirlantas Polda Jabar untuk memastikan kelancaran arus kendaraan, baik dari arah barat, timur, utara, maupun selatan, tanpa menimbulkan kebingungan atau tumpang-tindih kebijakan,” tambahnya, menekankan bahwa Posko Terpadu akan didirikan di Padalarang sebagai pusat komando Operasi Lilin Nataru.
Wakil Bupati KBB, Asep Ismail, yang hadir bersama perwakilan OPD Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi, menyambut baik langkah proaktif Polda Jabar. Beliau menegaskan bahwa sinergi Pemda dan kepolisian adalah kunci vital untuk menekan angka kecelakaan dan mengoptimalkan penanganan kemacetan selama periode liburan
Sebagai bentuk komitmen keamanan dan kepedulian, Kapolda Jabar juga menyerahkan Tali Asih kepada enam pengemudi ojek online (ojol) di Pos Padalarang. Aksi ini menjadi simbol bahwa pengamanan Nataru juga melibatkan aspek pelayanan dan perhatian terhadap masyarakat yang bekerja di jalan raya.
Polda Jabar bertekad bahwa melalui koordinasi lintas sektoral yang intensif dan penyiapan strategi rekayasa yang matang, Nataru 2025 di Jawa Barat akan terwujud dalam suasana yang aman, tertib, dan memberikan kenyamanan optimal bagi warga lokal maupun wisatawan***
Dadang Suyud
