Berita  

KBB Gelar Sosialisasi Komprehensif di Lembang: Perkuat Ketahanan Daerah dan Perangi Narkoba

NURANI NEWS CHANNEL

NNCJABAR. COM| Lembang, Kabupaten Bandung Barat – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat (KBB) menunjukkan komitmen kuatnya dalam mewujudkan visi KBB Amanah melalui sebuah kegiatan sosialisasi kebijakan yang komprehensif. Melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), KBB menggelar acara yang memadukan isu krusial ketahanan ekonomi, sosial, dan budaya, dengan fokus utama pada fasilitasi pencegahan penyalahgunaan narkotika.

​Sosialisasi ini berlangsung pada Selasa, 2 Desember 2025, di Hotel Vipassana Lembang, mengusung tema sentral: “Penguatan ketahanan ekonomi, sosial budaya, serta pencegahan penyalahgunaan narkotika untuk mewujudkan KBB Amanah.”

​Kegiatan ini merupakan langkah nyata Pemda KBB dalam menindaklanjuti berbagai peraturan perundang-undangan. Jaja, S.Sos., S.E., M.M., selaku Kepala Bidang Kesatuan Bangsa Bakesbangpol KBB, menjelaskan bahwa acara ini adalah implementasi fasilitasi kebijakan yang diamanatkan oleh:

  • Permendagri Nomor 12 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).
  • Peraturan Daerah (Perda) KBB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba di Bandung Barat.

​“Pelaksanaan hari ini adalah bentuk peran aktif Pemda, khususnya Bakesbangpol, dalam memastikan kebijakan P4GN serta penguatan ketahanan daerah dapat tersampaikan dan diterapkan di tengah masyarakat,” tegas Jaja.

​Tingginya perhatian pemerintah daerah terlihat dari kehadiran sejumlah pejabat tinggi dalam acara tersebut. Wakil Bupati KBB, Asep Ismail, hadir untuk memberikan arahan dan dukungan penuh.

​Turut hadir memberikan materi dan dukungan:

  • AKBP Agus Widodo, S.SI, S.H., M.A.P., Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Bandung Barat.
  • Weda Wardiman, S.STP., M.Si., Kepala Bakesbangpol KBB.
  • ​Perwakilan dari Kapolres Cimahi, memastikan materi mengenai strategi dan langkah-langkah pencegahan narkoba tetap tersampaikan kepada peserta.

​Para peserta sosialisasi dipilih secara strategis untuk menjamin penyebaran informasi yang efektif hingga ke tingkat desa. Peserta berasal dari berbagai elemen masyarakat dan instansi kunci, antara lain:

  • KASI DATRANTIP (Ketua Bagian Data, Rencana, dan Tata Pemerintahan).
  • ​Petugas Ketetapan Penerimaan Umum.
  • ​Para Kepala Desa.
  • ​Tim Penggerak PKK Kecamatan.
  • ​Anggota Forum Komunikasi IPAKI Al-Quran dan Tafsir Al-Quran dari seluruh KBB.

​Kehadiran perwakilan multisektor ini diharapkan dapat berfungsi sebagai “jembatan informasi” yang menyebarkan pengetahuan bahaya narkoba dan langkah pencegahan secara masif kepada masyarakat luas.

​Kabid Kesatuan Bangsa, Jaja, menjelaskan bahwa untuk tahap awal, sosialisasi fokus pada penguatan pemahaman di wilayah Cisarua, Parongpong, dan Lembang. Materi utama yang disampaikan berpusat pada pengetahuan tentang bahaya narkoba, upaya deteksi dini, dan langkah-langkah pencegahannya.

​Menutup keterangannya, Jaja menyampaikan harapannya untuk masa depan: “Target wilayah kami adalah Cisarua, Parongpong, dan Lembang. Mudah-mudahan ke depannya, program ini dapat diperluas hingga mencakup seluruh daerah pemilihan Perwakilan Rakyat Daerah (Per-dapil) di KBB.

​Dengan konsolidasi ketahanan ekonomi, sosial, budaya, dan upaya pencegahan narkotika yang berkesinambungan, Pemda KBB optimis dapat mewujudkan Kabupaten Bandung Barat yang Amanah, kuat, dan bebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika.

D.Suyud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *