NNCJABAR.COM | KABUPATEN BANDUNG BARAT — Warga Pondok Padalarang Indah kini memiliki ruang publik baru untuk memupuk prestasi dan mempererat tali silaturahmi. Sebuah lapangan voli representatif resmi berdiri tegak di depan kediaman tokoh pendiri Kabupaten Bandung Barat (KBB), Asep Suhardi—atau yang akrab disapa Asep Ado.
Peresmian fasilitas olahraga ini dilakukan langsung oleh Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, bersama Wakil Bupati Asep Ismail pada Sabtu (18/7/2026), di tengah-tengah padatnya agenda kerja pemerintahan. Kehadiran pucuk pimpinan KBB ini menegaskan komitmen serius pemerintah daerah dalam mendukung infrastruktur berbasis masyarakat.
Proyek pembangunan lapangan voli ini bukan sekadar pembangunan fisik biasa, melainkan buah dari sinergi dan kolaborasi erat antara warga setempat dan jajaran birokrasi. Berlokasi strategis di Kecamatan Padalarang, fasilitas ini diharapkan mampu menjadi episentrum kegiatan positif warga.
Acara peresmian tersebut juga menjadi ajang konsolidasi penting, terbukti dengan hadirnya sejumlah pejabat teras KBB, di antaranya:
- Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim)
– Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)
– Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud)
– Plt. Kepala Dinas Pendidikan
– Camat serta Kepala Desa Padalarang, beserta jajaran tokoh masyarakat.
”Lapang volly ini adalah simbol kebersamaan, semangat gotong royong, dan kepedulian nyata masyarakat terhadap pembangunan sumber daya manusia yang sehat, berkarakter, serta berprestasi,” ujar Bupati Jeje Ritchie Ismail dalam pidato sambutannya.
Lebih dari sekadar tempat olahraga rekreasi, Bupati Jeje menaruh harapan besar agar lapangan baru ini bertransformasi menjadi kawah candradimuka bagi bibit-bibit atlet voli potensial di KBB. Ia meminta dinas terkait dan pengurus lingkungan agar tidak membiarkan lapangan ini sepi dari kompetisi.
Poin-poin penting yang ditekankan Bupati terkait pemanfaatan fasilitas ini meliputi:
-
-
- Pusat Pembinaan Dini: Menjadi wadah bagi anak-anak dan remaja untuk berlatih voli secara terstruktur.
- Panggung Turnamen lokal: Menyelenggarakan kompetisi berkala untuk mengasah mental bertanding generasi muda.
- Ruang Interaksi Sosial: Menjadi area positif warga untuk membangun kekompakan dan menangkal kegiatan negatif remaja.
-
”Saya berharap lapangan voli ini dapat dimanfaatkan secara optimal. Jangan hanya jadi tempat olahraga rutin, tapi jadikan ini ruang lahirnya prestasi yang mampu membawa nama Kabupaten Bandung Barat ke tingkat yang lebih tinggi,” tambah Jeje.
Di akhir arahannya, Jeje Ritchie Ismail mengajak seluruh warga Padalarang untuk mulai menggeser gaya hidup menuju healthy lifestyle. Menjadikan olahraga sebagai budaya sehari-hari diyakini menjadi modal utama KBB dalam mencetak generasi masa depan yang tangguh dan produktif.
Ia juga menitipkan pesan reflektif kepada masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan memiliki rasa tanggung jawab penuh terhadap fasilitas publik tersebut agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan hingga generasi-generasi berikutnya.** (DS)


